Wakapolda Bali, Komitmen Percepat Penerapan ETLE

Denpasar, sahabatrakyat.com – Wakapolda Bali, Brigjen Pol. Brigjen. Pol. I Ketut Suardana, menghadiri acara Launching Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional tahap 1 secara virtual dari Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali. Pada kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bali, Kajati Bali, PJU Polda Bali, Kepala Bappeda Bali, Kadis PUPR Bali, Kadiskes Bali, Kepala Badan Pendapatan Daerah Bali.

Menurut Wakapolda Bali, sistem ETLE adalah salah satu program prioritas Kapolri. Sistem ETLE di era 4.0 dirasa sangat penting, disamping sebagai program prioritas Kapolri juga untuk mengikuti perkembangan zaman dalam memanfaatkan teknologi. Untuk membangun sistem ETLE ini, tentunya Polri tidak bisa bergerak sendiri. Perlu adanya sinergitas antara stakeholders terkait demi meningkatkan kualitas penggunaannya, mengingat sistem ini memerlukan Sarpras dan anggaran yang tidak sedikit.

“Apabila program ETLE dapat berjalan dengan optimal tentu diharapkan mampu untuk mengurangi adanya potensi penyimpangan di lapangan baik yang dipicu oleh pelanggaran maupun petugas di lapangan, yang mungkin kedua belah pihak berupaya untuk melakukan tidakan transaksional,”  jelas Wakapolda Bali.

Bersamaan dengan pelaksanaan launching sistem ETLE nasional, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan dari Korlantas Polri kepada 3 Polres yakni, Satlantas Polresta Denpasar sebagai juara 1 pendataan kecelakaan lalu lintas melalui aplikasi Intergreted road sefety management system, Satlantas Polres Tabanan sebagai juara 3 lomba RSPA ( Road Safety Partnership Action) 2020 dan Satlantas Polres Karangasem mendapat penghargaan dalam kategori program penggunaan helm bagi seluruh pengguna sepeda motor.

Wakapolda mengatakan, permasalahan penggunaaan handphone dan penggunaan helm masih menjadi dua permasalahan yang perlu mendapat perhatian khusus. Jendral bintang satu tersebut juga berharap Polres yang lain meniru 3 Polres yang mendapatkan penghargaan tersebut untuk mengurangi pelanggaran-pelanggaran.

“Saya berharap Polres-Polres jajaran lainnya agar mencontoh 3 Polres ini agar mengurangi pelanggaran, dan saya juga berharap petugas melakukan sentuhan khusus secara humanis untuk dapat menyadarkan penggunaan helm pada saat bepergian,” pungkas Wakapolda Bali. (Tbn)