PT PEL Bersama Kepolisian Daerah Bali Menghadiri Seremonial Penantanganan PKT

Denpasar, sahabatrakyat.com –  PT PEL bersama Kepolisian Daerah Bali menghadiri seremonial penantanganan “Pedoman Kerja Teknis (PKT) antara PT Pelindo Energi Logistik dengan Kepolisian Daerah Bali tentang Pengamanan PT Pelindo Energi Logistik Area Terminal LNG Benoa Bali” di Kantor Terminal LNG Benoa.

Komitmen Pelindo III melalui cucu usahanya PT Pelindo Energi Logistik (PT PEL) untuk menjaga kehandalan distribusi energi nasional terus diwujudkan. Setelah sebelumnya Terminal LNG Benoa telah ditetapkan sebagai Obyek Vital Nasional untuk Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Kepmen ESDM No.159.k/90/MEM/2020 tanggal 3 September 2020.

Mengingat tugas Polri dalam pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat maka PT PEL melalui Kepolisian Daerah Bali meminta untuk dilakukannya pengamanan terhadap Terminal LNG Benoa yang juga merupakan aset negara dengan tujuan mencegah dan mengantisipasi terjadinya ancaman, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat terhadap obyek vital nasional Terminal LNG Benoa. Adapun upaya pengamanan dilakukan untuk mendukung pasokan aliran gas ke pembangkit listrik.

Acara tersebut dihadiri oleh, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Bali Kombes Pol. Harri S. Nugroho S.H. M.M., Kepala Bagian Operasional Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Bali AKBP I Made Suarjana S.H M.H., I Wayan Eka Saputra (CEO Pelindo III Regional Bali Nusa Tenggara), Wawan Sulistiawan (Direktur Utama PT PEL), dan Irsyam Bakri (General Manager PT PEL Regional Bali Nusa Tenggara).

Terminal LNG Benoa telah memenuhi kriteria dan ciri-ciri Obyek Vital Nasional. Di antaranya kawasan, instalasi, dan usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan kepentingan negara.

Karena itu, pemerintah melalui Lembaga hukum akan melindungi Terminal LNG Benoa dari ancaman dan gangguan yang berpotensi bencana terhadap kemanusiaan dan pembangunan. Pemerintah juga akan menjaga fasilitas itu dari kekacauan transportasi dan komunikasi nasional serta terganggunya penyelenggaraan pemerintahan negara.

“Kami dari Tim Pengamanan Objek Vital Nasional berterimakasih atas kepercayaannya, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas dan fungsi kami sesuai yang diamanatkan oleh Peraturan Kapolri”, pungkas Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Bali.

Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Bali juga menyampaikan akan terus membantu dalam peningkatan standar keamanan di sekitar Terminal LNG Benoa. Pelindo III melalui PT PEL akan terus all out dalam pelayanan untuk menjaga keandalan listrik Bali yang lebih ramah lingkungan. (Tbn)