Pemkot Denpasar buka kembali “Car Free Day”

Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar, Bali, kembali membuka atau menggelar Car Free Day (CFD) di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon dan kawasan Taman Kota Lumintang, setelah sempat terhenti lebih dari dua tahun karena pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan di Denpasar, Minggu, mengatakan pelaksanaan Car Free Day ini digelar menyusul melandainya kasus COVID-19 di Denpasar, sehingga memungkinkan untuk dilaksanakan kegiatan dengan mobilitas massa. “Sekarang Denpasar sudah zona hijau dan ada beberapa wilayah yang masih zona kuning. Kami ingin uji coba dulu hari ini,” ujar Sriawan.

Sriawan mengatakan di hari pertama pelaksanaan uji coba Car Free Day ini masyarakat cukup antusias memanfaatkan momen untuk berolahraga hingga bersepeda. Setelah dilakukan uji coba ini, pihaknya akan membuka secara resmi minggu depan. “Pelaksanaan CFD ini merupakan wahana bagi masyarakat berolahraga, sehingga tercipta warga Denpasar sehat. Selain juga bertujuan untuk mengurangi polusi udara,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan selanjutnya, Dinas Perhubungan Denpasar akan terus melakukan penjagaan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait. Hari ini petugas yang melakukan penjagaan di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon sebanyak 60 petugas dari Dinas Perhubungan, Kepolisian hingga petugas Linmas Desa Sumerta Kelod. Sementara untuk di Lumintang dikerahkan sebanyak 20 personel atau petugas.

“Seiring dengan melandainya kasus dengan status Denpasar PPKM Level 1, serta untuk menghilangkan kejenuhan masyarakat, maka CFD yang merupakan program Pemkot Denpasar kembali dibuka,” ucapnya.

Sriawan kembali mengimbau masyarakat yang datang ke CFD agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Sementara itu, salah seorang masyarakat yang mengikuti CFD, Wayan Agus Pratama menyambut gembira dibukanya kembali CFD ini.

“Saya sering olahraga ke sini pagi dan sore setiap hari. Dengan adanya Car Free Day ini suasananya jadi lebih meriah dan bisa lebih leluasa berolahraga tanpa was-was,” ujarnya. (Ant)